• Enjoy Your Life

    Bahagia itu ketika anda menjadi diri anda sendiri

  • PERSIAPAN

    Kesunyian Memanggilmu

  • TEMAN

    Mereka Adalah Kunci Sukses

Tuesday, September 13, 2016

10 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Tentang Gunung Salak

Kita pasti pernah melihat berita tentang Gunung Salak yang mengerikan dari media cetak maupun dari media pertelevisian, dan itu ada yang memang terbukti dan ada juga masih direagukan kebenarannya. Berikut ini adalah 10 Hal yang harus anda ketahui sebelum berlibur/mendaki ke Kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) langsung dari pengalaman penulis terjun ke lapangan.

1. Angker

Sering kita jumpai artikel, berita, dan bahkan di Televisi yang memuat tentang “Betapa angkernya Gunung Salak” konon katanya, dikutip dari acara “Dua Dunia” di salah satu stasiun Televisi bahwa setelah gugurnya kerajaan Siliwangi, terjadi suatu perjanjian di Dunia Ghaib tentang kekuasaan wilayah oleh Kerajaan Ratu Pantai Selatan. Menurut penjaga dan perizinan TNGHS (Taman Nasional Gunung Halimun Salak) menjelaskan bahwa tidak jarang pendaki yang diganggu, biasanya hal tersebut bagi mereka yang memiliki niatan yang tidak baik.

2. Ada beberapa puncak, yang terkenal hanya 2
Puncak Manik, Puncak Salak 1, (Puncak Tertinggi), Foto : Syahrul Kartiko
Puncak 1 : Puncak ini adalah puncak tertinggi yaitu dengan ketinggian 2.211 mdpl, yang berlokasi di daerah Sukabumi, Jika anda mau mendaki, ada beberapa jalur masuk, yaitu : Pasir Rengit, Cemlati, dan Cidahu namun saya merekomendasikan anda lewat Cidahu karena selain aman dan juga banyak wisata lain yang bisa anda kunjungi.
Puncak 2 : Seperti namanya puncak ini adalah tertinggi kedua dari Puncak 1 yaitu dengan ketinggian 2.180 mdpl, yang berlokasi di daerah Bogor dan hanya memiliki jalur resmi pendakian yaitu via Curug Nangka yang terkenal dengan jalur yang berat dan cuaca yang un predictable.

3. Wisata Kawah Ratu

Kepulan asap kawah Ratu, Foto : Syahrul Kartiko
Wisata Kawah yang satu ini jangan sampai terlewat jika anda memilih jalur via Cidahu, disini anda akan disuguhi pemandangan yang luar biasa keren, seperti : tumbuhan mati tapi masih tetap berdiri, air mendidih tapi airnya terasa dingin, dan masih banyak beatifull view yang lainnya, so jangan sampai terlewatkan ya...

4. Air Terjun dengan air yang super jernih dan segar

Masih di daerah Cidahu, ternyata mash sedikit orang yang tau tentang keberadaan Air Terjun ini, kenapa demikian, karena pada saat itu saat kami kunjungi sepi sekali, bahkan hanya rombongan kami yang main disana, padahal di pos masuk ada ratusan orang yang berlibur ke Kawah Ratu dan Pendakian ke Puncak Salak 1, so,, nyesel banget jbila anda tidak mampir, oh iya perlu diketahuai pos perizinan via Cidahu melingkupi Pendakian puncak Salak 1, Kawah Ratu, Air Terjun, dan Villa Javana.

5. Petilasan Mbah Hasan

Siapakah Mbah Hasan?, Jika anda berfikir Mbah Salak, betul sekali, Mbah salak adalah seseorang yang dulunya sering singgah di Gunung Salak, tepatnya Di Puncak 1, Sebagian orang mempercayai bahwa tempat yang dibentuk seperti gundukan makam terrsebut terdapat jasadnya Mbah Salak,padahal dalam kenyataannya tidak ada jasad apapun didalamnya, hanya tempat bekas petilasan, saya merasa sedih ketika terkadan masih ada yang percaya bahwa apa yang dinginkan, dan kita meminta di depan makam tersebut maka akan terkabul, jadi jangan sampai menjadi syirik ya,, meminta hanya kepada Allah, bukan yang lain.

6. Misteri Kecelakaan Pesawat
Terakhir yang paling menggemparkan bukan hannya Indonesia tapi juga dunia, yaitu terjadinya kecelakaan Pesawat Sukhoi yang menabrak salah satu bukit/puncak di Gunung tersebut, kejadian ini bukanlah sekali, setidaknya tercatat telah terjadi 6 kali kecelakaan, yaitu dari tahun 2002, 2003, 2004, 2004, 2008, dan 2012 yang telah menewaskan lebih dari 40 penumpangnya.

7. Panjat Tebing

Jika anda memang seorang pendaki, dan anda adalah pecinta Tantangan, disinilah jawabannya, dari beberapa pengalaman pendakian saya seperti : Semeru (Mahameru), Welirang dll, baru kali ini saya merasakan kerasnya track dalam pendakian, bahkan saya menyebutnya dengan “Track Ter-Extrime di Jawa”, Setelah melewati Pos Bukit Bayangan kita akan dismbut tebing- tebing yang curam dan tali yang menggantung seakan-akan kita menjadi monyet yang bergelantungan.

8. Sering Hujan

Bagi kalian para pendaki, jangan pernah ketinggalan dengan benda tembus air, seperti jas hujan dkk, karena cuaca tidak biasa diprediksi di daerah Gunung Salak, suatu saat cuaca bisa sangat cerah, bahkan ketika kita merasakan panasnya matahari sekarang, numun dalam waktu satu jam kedepan bisa saja turun kabut dan akhirnya turun hujan, semuanya sulit untuk diprediksi, karena memang begitulah pola hujan Orografis (Hujan Naik Pegunungan).

9. Bukit Bayangan

Bukit Bayangan adalah bukit yang pas untuk para pendaki beristirahat, tempat yang berlokasi di sekitar ¾ di jalur perjalanan dari pos izin ke puncak ini memiliki tempat yang cukup luas untuk sejenak melemaskan otot-otot tubuh kita, ditambah pemandangan puncak yang indah dan membuat kobaran semangat menjadi membara untuk bisa segera menaklukannya.

10. Beautifull Sunrise

Tempat yang paling sempurna untuk melihat keindahan matahari terbit adalah di puncak gunung, mengapa demikian?, karena kita dekat dengan langit bahkan kita berada di atas awan, merasakan kesejukan embunnya pagi dan hangatnya senyuman matahari terbit, dan seperti itulah anda akan merasakan Keindahan Gunung Salak di pagi hari bersama mentari pagi, dan yang pastinya akan menjadi pengalaman yang gak bakalan kita lupakan.

Dan anda juga bisa menontonnya langsung beberapa cuplikannya dibawah ini, Selamat menyaksikan....

Friday, August 19, 2016

Ulasan Pandai Besi Lengkap

                                                         Ulasan Pandai Besi Lengkap
Pandai besi adalah pekerjaan yang dikerjakan oleh Mpu (pembuat) dalam menempa besi dengan menggunakan api yang sangat panas untuk membentuk besi yang ditempa tersebut menjadi suatu bentuk sesuai yang diinginkan.

Aspek terpenting dalam dunia kerajinan pandai besi adalah Sang Empu atau Sang pembuat, hal tersebut terjadi karena setiap Empu mempunyai pengalaman, kreatifitas, dan ketelitian yang berbeda-beda.


Kita akan mengambil salah satu contohnya, hal ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana sejarah, proses pembuatan, harga, diskripsi produk dan lain sebagainnya.
Empu Sukar adalah salah satunya, Empu Pandai Besi yang memproduksi perkakas pertanian dan rumah tangga. Beliau adalah Empu yang paling tersohor di daerahnya yang membuat pekerjaannya menjadi tiada hari untuk libur, kecuali libur hari besar.
UD Sukar adalah industri Pandai Besi yang terletak didaerah Kecamatan Jepon Kabupaten Blora. Pak Sukar adalah Mpu yang sudah menggeluti pekerjaan tersebut sajak mulai masuk SMP, beliau terpaksa ikut bekerja di tempat Pandai Besi di usia belia, karena pada zamannya beliau adalah golongan orang yang tidak mampu, dan hasil bekerjanya digunakan untuk biaya sekolah dan uang jajan.

Belajar dari pengalaman 5 (lima) tahun yang telah dimiliki beliau sudah cukup lama, beliau mulai serius membangun usahanya sendiri pada awal tahun 1995.

       System produksi yang digunakan pada industry ini adalah to order  dan to Stock dengan kata lain industry ini akan memproduksi produk secara banyak ketika ada konsumen yang memesan dan memproduksi secukupnya untuk Stock.

Untuk pemasaran dari IKM Pandai Besi Pak Sukar sendiri, dipasarkan ke berbagai wilayah di dalam Daerah maupun di Luar Daerah seperti : Kunduran, Todanan, Ngawen, Mantingan, Wirosari dll.

Jumlah produk yang diproduksi UD Sukar sangat tergantung pada musim, jika tiba musim penghujan (musim tanam) beliau dapat memproduksi hingga 30 produk per hari, dan jika tiba musim kemarau (musim paceklik) beliau hanya dapat memproduksi hingga 15 produk per hari.


Produk yang paling banya dubuat UD Sukar adalah produk perkakas pertanian dan perkakas rumah tangga. perkakas pertanian yang diproduksi adalah cangkul, sabit, kapak, dll. Sedangkan perkakas rumah tangga yang diproduksi adalah pisau dapur, parang dll, lama pembuatan yang dikerjakan adalah selama sekitar 15 menit-an. 

Harga yang dibandrol pada tiap jenis produk UD Sukar :
1.         Cangkul           :  50.000
2.         Parang             :  35.000
3.         Sabit                :  25.000
4.         Kapak    : 150.000
Bahan

Bahan-bahan yang dibutuhkan dalam memproduksi produk ialah Besi baja dan arang, bahan-bahan tersebut cukup mudah untuk didapatkan karena lokasi usahanya yang berdekatan dengan pasar yang banyak menjual bahan-bahan tersebut.

             Untuk harga bahan baku yang dibutuhkan cukup murah, yaitu untuk besi baja tiap perkilonya       dihargai Rp. 8.000,00 rupiah, sedangkan untuk harga arang tiap perkilonya dihargai Rp. 5.000,00           rupiah.

      Proses Produksi
·           Pembakaran : memasukkan besi baja ke dalam perapen dengan suhu api yang cukup tinggi agar besi menjadi lunak.

·                     Pemotongan : memotong lembaran besi sesuai dengan ukuran yang diinginkan.
                             Penempaan : membuat bentuk besi yang sesuai, dengan memberi pukulan berulang-              ulang menggunakan palu.

·                               Pendinginan : setelah pembentukan dengan ditempa usai, besi tersebut dicelupkan kedalam air         untuk mendinginkan panasnya besi dari pembakaran perapen.

·                               Penghalusan : sebagai finishing produk yang sudah hampir jadi, di haluskan menggunakan kikir         untuk menghilangkan bagian yang tidak rata atau juga untuk menajamkan.

Friday, August 5, 2016

Taman Rekreasi Tirtonadi Blora, Murah Meriah anti Galau

Taman Rekreasi Tirtonadi Blora, Murah Meriah anti Galau


Taman Rekreasi Tirtonadi adalah tempat hiburan rakyat Blora yang terletak di Jalan Reksodiputra Timur, Kelurahan Kedung Jenar, atau tepatnya di Jantung Kabupaten Blora, Wisata ini dikelola secara langsung oleh Dinas Perhubungan Kebudayaan Komunikasi dan Informasi (DPPKI) Pemerintah Kabupaten Blora, hal tersebut menjadikan Taman Rekreasi Tertonadi menjadi satu satunya taman rekreasi di tengah kota yang dikelola langsung oleh Pemkab (Pemerintah Kabupaten).

Berbagai macam wahana ada di Taman Rekreasi Tirtonadi, seperti : Kolam renang sebagai wahana utama, moseum, koleksi binatang, dan pementasan seni. Berbagai wahana tersebutlah yang membuat Taman Rekreasi Tirtonadi menjadi tempat yang favorit masyarakat Blora.

Kolam renang sebagai wahana utama Taman Rekreasi Tirtonadi, tersedia tiga jenis kolam yang dapat dinikmati, yaitu kolam permainan anak balita/TK, kolam anak kisaran SD, dan kolam dewasa. Kolam dewasa adalah kolam yang paling ramai dikunjung karena besarnya berbagai macam kebutuhan masyarakat, seperti : sebagai latihan untuk masuk TNI, Ujian Praktik sekolah, atau hanya sekedar ingin berlibur.

Untuk mengakses lokasi Taman Rekreasi Tertonadi cukuplah mudah, dengan jarak yang hanya sekitar 2 Km dari Alun-Alun Kota Blora, dari Alun – Alun Kota Blora kita hanya perlu jalan ke timur hingga Traffic light Grojokan (Traffic light ke-2 dari Alun-Alun) belok ke selatan (kanan), dan 400 m kemudian kita sudah sampai ke tempat tujuan.

Jam buka Wisata Taman Rekreasi Tirtonadi dapat dikunjungi pada hari Selasa hingga Minggu, mulai jam 09.00 pagi hingga jam 05.00 sore, Khusus hari Senin tutup karena digunakan untuk pembersihan kolam, jadi jangan sampai salah jadwal ya !!!


Jika kita ingin berlibur dengan biaya yang sangat amat murah, disinilah jawabannya, hanya dengan membayar 2000 rupiah untuk parkir, dan 5000 rupiah untuk masuk kolam, masa liburan terindah kita sudah dapat terpenuhi. "Selamat berakhir pekan dan Selamat berlibur"

Wednesday, June 8, 2016

Gunung Penanggungan, Bagian Semeru yang hilang

THE FIRST ACCENT
TO PENANGGUNGAN MOUNTAIN
Puncak Gunung Penanggungan
            Gunung Penanggungan adalah gunung yang masih aktif dengan ketinggian 1.653 mdpl yang bertempat di Kab. Mojokerto, Prov. Jawa Timur, Indonesia. Konon katanya gunung ini adalah hasil rontokan dari puncak Gunung Semeru, menurut cerita Hindu. Gunung Penanggungan merupakan gunung paling favorit bagi pendaki pemula dan juga bagi orang yang hanya ingin melampiaskan rasa rindu mendaki gunung, karena selain Tingginya yang tidak terlalu tinggi dan estimasi waktu perjalanan yang tidak terlalu lama, Gunung tersebut mempunyai pesona panorama yang luar biasa Indahnya.
            Mengawali pendakian sebagai umat beragama yang baik kami harus berdoa terlebih dahulu karena berdoa adalah hal yang wajib bagi kami untuk melewati segala rintangan yang telah menunggu kami. Tepat sekitar pukul 22.00 kami memulai melangkahkan kaki terus kedepan untuk mencapai pos Bukit Bayangan  dengan waktu jarak tempuh sekitar 2 jam-an dari pos perizinan, sungguh perjalana yang cukup melelahkan dengan lintasan yang pastinya terus menanjak, tetapi kami dengan pelan-pelan tanpa memaksakan fisik, dan dengan semangat yang besar sehingga pukul 00.00 kami sudah tiba sampai Bukit Bayangan.
            Sesampainya di Bukit Bayangan kami merencanakan tidur sejenak sekitar 3 jam-an sambil berirahat kami membuka sebagian perbekalan yang kami bawa untuk dimakan. Malam hari itu udara sangat dingin sekali bagi kami, Why? Karena kami tidur tanpa alas dan tenda kami hanya memakai pakaian yang terus setia menempel di badan kami, itu adalah pengalaman yang cukup gila bagi kami berempat, hingga gigi tidak mau berhenti untuk terus memainkan musik getar klasik. Jangan pernah anda sekali-kali meniru dan mencobanya.
            Pukul 02.30 kami segera bangun dan mempersiapkan untuk melanjutkan pendakian ke puncak Gunung Penanggungan, ternyata semakin mendakati puncak bukanlah makin mudah bahkan semakin menantang dengan jalanan berupa pasir dan bebatuan serta tanjakan yang semakin menanjak apalagi di tambah udara yang semakin dingin tapi justru itulah yang membuat kobaran semangat kami semakin membara sehingga membuat kami semakin tidak sabar untuk mencapai puncak gunung.
            Puncak Penanggungan akhirnya tertaklukan oleh pada pukul 04.30, sungguh pengalaman pendakian pertama yang luar biasa bagi kami khususnya saya. Sambil istirahat kami menyantap makanan yang kami bawa sambil melihat panorama sun rise yang luar biasa indah dan beberapa jajaran gunung yang sedang berbaris rapi dengan indahnya, disana kita bisa melihat gugusan Gunung, seperti G.Semeru, G.Arjuna, dan G.Welirang.

“Betapa indahnya negaraku, aku bangga menjadi orang Indonesia”.

Estimasi Perjalana :    Pos Perizinan – Bukit Bayangan        = 2 Jam
                                Bukit Bayangan – Puncak                  = 2 Jam


Informasi tambahan : Terdapat 2 Goa, yang pertama ada diantara Bukit bayangan dan Puncak, dan yang kedua dan jarang orang yang tahu, ada di puncak tepat dilengkungan puncak bekas lava.

Wednesday, June 1, 2016

Menggali Surga Terpendam di Gunung Semeru

Menggali Surga Terpendam di Gunung Semeru
Puncak MAHAMERU, Foto : Syahrul Kartiko
                Siapa yang nyangka apabila kita bisa minginjakkan kaki di dataran tertinggi dimana kita dilahirkan, apalagi kalau dilalui bersama para sahabat, dan ditemani dengan pemandangan yang luar biasa indah, mungkin itu akan menjadi kesan yang tak kan terlupakan bagi orang yang bisa melakukannya.
                Hari Senin, tanggal 11 Agustus 2014 saya Aji bersama para sahabatku : Indra, Amin, dan Andrianto berangkat berpetualangan untuk membedah keindahan Gununng Semeru, Gunung Semeru adalah gunung tertinggi di pulau Jawa yang berada di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) provinsi Jawa timur.
                Dalam sempit berbagi sesak, kami berangkat dari Pasar Tumpang menuju Ranu Pane, perjalanan ini memakan waktu sekitar 2 jam-an, saat kami memulai memasuki kawasan TNBTS kami langsung disuguhi pemandangan indah hutan belantara dan lautan pasir Gunung Bromo yang terlihat mempesona jauh di kiri jalan
Transportasi Semeru, Foto : Syahrul Kartiko
                Setelah sesampainya di Ranu Pane kami langsung melakukan packing perlengkapan dan juga melakukan sedikit briefing untuk melengkapi kebutuhan registrasi, sebelumnya pendaki diwajibkan untuk mengurus surat kesehatan dokter dan melampirkan foto copy KTP, hal ini dikarenakan mendaki gunung bukan perkara main – main, seperti kita ketahui kalau sudah banyak sekali pendaki yang gugur, celaka, tersesat, Cuma gara-gara mengabaikan dan menganggap remeh aturan safety atau keselamatan.
Gerbang masuk menuju MAHAMERU, Foto : Syahrul Kartiko
                Dalam perjalanan menuju ke Ranu Kumbolo, kita harus melewati 4 pos dan sedikitnya dua titik penting, yakni Lendengan Dowo dan Watu Rejeng, total jarak yang ditempuh dari Ranu Pane ke Ranu Kumbolo adalah 10,5 km atau sekitar 5-6 jam-an, dalam perjalanan kita akan sering berpapasan dengan pendaki lain dan akan sering bertegur sapa dengan ucapan ‘’Monggo’’, atau ’’Mari Mas’’ dan tak jarang pendaki yang sedang turun memberi motivasi semangat pada kami, ‘’Semangat Mas, puncuk sudah deket’’ (padahal pada kenyataannya masih sangat jauh).
                Sampai di pos 4 kita sudah bisa melihat kecantikan Ranu Kumbolo, tempat yang dijuluki sebagai surganya Gunung Semeru, dan apabila ingin menjadi saksi keeksotisan danau seluas 15 hektar di ketinggian 2400 mdpl ini, kita harus siap melawan capek dan dingin yang luar biasa, Maka dari bitu disini kita akan camp di bibir ranu kumbolo untuk menantikan pertunjuka Sun Rise di esok hari, dan kejutan luar biasa datang ketika kita terbangun di pagi hari, kita akan disambut terbitnya matahari dari tengah-tengah dua bukit dihiasi jernihnya air danau dan pohon-pohon cemara di sekeliling danau Ranu Kumbolo.
Surganya Semeru (Ranu Kumbolo), Foto : Syahrul Kartiko
                Sekitar pukul 09.00 pagi kami melanjutkan perjalanan menuju Kali Mati, sepanjang perjalanan kita akan melewati Bukit Cinta yang konon katanya bila kita memikirkan orang yang kita sayangi tanpa menoleh kebelakang sampai ke ujung bukit maka cinta itu akan abadi, next Oro-Oro Ombo adalah tempat yang indah dengan hamparan bunga yang menyerupai bunga lavender berwarna ungu, dan Cemoro Kandang adalah daerah yang kebanyakan ditumbuhi pohon cemara.
Keindahan Bunga Lavender ungu yang sedang mekar, Foto : Syahrul Kartiko
                Tibalah kami di Kali Mati yang mana daerah ini adalah tempat pendirian tenda sekaligus tempat untuk menyimpan barang yang sekiranya tidak penting untuk dibawa ke puncak Mahameru, dalam peristirahatan kami menikmati keindahan Puncak Mahameru dan ditemani makanan ala kadarnya, dan setelah itu kami segera tidur untuk mempersiapkan summit attack pada pukul 01.00 dini hari nanti.
                Pukul 00.30 kami terbangun untuk mempersiapkan diri, ternyata diluar sana sudah ada ratusan pendaki yang telah memulai pendakian menuju puncak Mahameru, saking ramainya para pendaki, terlihat rentetan lampu headlamp yang membetuk seperti ular di ¾ jalur menuju puncak, dan tepat pukul 01.00 dini hari, kami memulai melangkahkan kaki kami menuju puncak tertinggi di pulau Jawa ini.
                Dalam perjalanan kami berpapasan dengan pendaki lain yang telah kembali turun, jumlahnya puluhan dengan alasan beragam, mulai dari sakit, kecapekan, tidak tahan dengan debu,hingga terkena hypotermia. Untuk sampai dipuncak Mahameru kita harus melewati Arcopodo dan Kelik (daerah ini adalah batas vegetasi Semeru sebelum sampai di track pasir dan krikil).
                Puncak dari perjuangan dalam pendakian ini adalah ketika kita mulai masuk di track pasir dan krikil karena  dari semua pendaki yang naik, mungkin hanya setengahnya saja yang bisa sampai puncak, karena banyak sekali cobaan yang akan menghadang, seperti : kedinginan hebat (hypoternia), sesak nafas karena debu, kecapekan, sakit, dan lain-lain. Maka disinilah akan muncul pembelajaran yang luar biasa, dari mulai arti rasa tolong menolong, tidak egois, pantang menyerah, dan hal-hal luar biasa lainnya.
                Kebanggaan luar biasa bagi kami karena pada pukul 08.00 Saya bersama Indra,  Andrianto, dan Amin dapat menaklukkan kerasnya puncak tertinggi Jawa bersama-sama dengan lengkap, dan tak lupa kami semua bersujut syukur kepada tuhan karena tidaklah mudah bisa sampai di puncak Mahameru ini. Pemandangan yang amat sangat indah yang dipersembahkan buat siapa saja yang dapat berjuang sampai puncak, terlihat banyak gugusan gunung yang sedang berbaris dengan indahnya, dan awan yang menari-nari ditiup angin bagaikan ombak disamudra laut, sungguh keindahan yang tiada tara.
Jonggring Saloko (Puncak Mahameru), Foto : Syahrul Kartiko
                Maka disinilah kami berjanji untuk menjaga dan melindungi NKRI ini, negri sejuta keindahan ini tidak boleh dirusak dan apalagi dimiliki negara lain, kami bangga menjadi bagian dari bangsa Indonesia tercinta ini, ‘’Apapun yang terjadi padamu Indonesiaku, tidak akan pernah menghilangkan rasa cinta kami padamu Indonesiaku’’.
#PesonaIndonesia

#WonderfullIndonesia

Monday, May 30, 2016

Biaya kuliah, Cara Pendaftaran, Syarat Pendaftaran, masuk di Politeknik STMI Jakarta

Polytechnic STMI Jakarta
Kuliah murah, Berkualitas, Naungan Pemerintah
Kampus Politeknik STMI Jakarta adalah kampus yang dinaungi langsung oleh Kementerian Perindustrian RI, dengan program D IV atau setara dengan S1, berikut ini adalah rincian persiapan yang harus anda lakukan jika anda ingin masuk Politeknik STMI Jakarta.

BIAYA
1.       Formulir pendaftaran     :               Rp.150.000 / Mahasiswa
2.       Biaya SPP                      :               Rp.3.750.000 / Mahasiswa

PERSYARATAN
1.       Program Studi Teknik Industri Otomotif (TIO) : Lulusan IPA, SMK Teknik (Otomotif/Mesin)
2.       Program Studi Sistem Informasi Industri Otomotif (SIIO) : Lulusan IPA/IPS, SMK (TKJ, RPL, MM)
3.       Program Studi Teknik Kimia Polimer (TKP) : Lulusan IPA, D1/D2/D3 (Kimia)
4.       Program Studi Administrasi Bisnis Otomotif (ABO) : Lulusan IPA/IPS, SMK

Materi Ujian Saringan
1.       Program Studi TIO : Matematika, Fisika, dan Bahasa Inggris
2.       Program Studi SIIO : Matematika dan Bahasa Inggris
5.       Program Studi TKP : Matematika, Fisika, Kimia, dan Bahasa Inggris
3.       Program Studi ABO : Matematika dan Bahasa Inggris

Proses pendaftaran
1.       Mengisi formulir pendaftaran
2.       Menyerahkan FC ijazah / rapor kelas 1,2,3 masing-masing sebanyak 2 lembar
3.       Pas foto berwarna ukuran 4X6 sebanyak 1 lembar

WAKTU PENDAFTARAN
Jalur Ujian Tertulis
1.       Gelombang 1
Tanggal Pendaftaran : 28 Maret s/d 06 Mei 2016
Tanggal test : 08 Mei 2016
2.       Gelombang 2
Tanggal pendaftaran : 16 Mei s/d 15 Juli 2016
Tanggal test : 17 Juli 2016
3.       Gelombang 3
Tanggal Pendaftaran : 14 Juli s/d 12 Agustus 2016
Tanggal test : 14 Agustus 2016


Sumber : www.stmi.ac.id

Saturday, May 28, 2016

Pelayaran Lingkar Nusantara

Pelayaran Lingkar Nusantara
Scout at Indonesian War Ship 591

            PELANTARA adalah Pelayaran Lingkar Nusantara yang terkandung dalam tiga pengertian, yang pertama ialah pelayaran dengan menggunakan kapal perang, hal ini membuat berbeda karena banyak orang yang ingin bisa naik kapal perang tetapi mereka hanya bisa melihatnya saja, yang kedua ialah mengunjungi manyarakat pesisir yang terpencil karena pelantara salah satu misinya ialah kemanusiaan, dan yang ketiga ialah perkemahan pesisir bagi pramuka saka bahari yangbertujuan untuk mengenalkan potensi maritim yang ada di pulau terpencil  yang bisa dimanfaatkan SDAnya.

PELANTARA II adalah suatu kegiatan yang di selenggarakan oleh pramuka saka bahari nasional yang ke-2,  bentuk kegiatannya berupa berlayar dan berkemah selama setengah bulan bertempat di Lombok Timur,Nusa Tenggara Barat dengan rute Jakarta - Tegal - Surabaya - Bali - Lombok  Timur - Bali - Surabaya - Tegal - Jakarta dengan menggunakan Indonesian War Ship  KRI SURABAYA 591.

Indonesia adalah negara yang sangat besar sehingga mempunya banyak suku dan kebudayaan yang berbeda-beda sesuai daerah masing-masing, hal tersebut membuat pertemuan antar peserta membuat terkesan berbeda, karena ketika peserta satu melihat gaya hidup, cara bicara dan kebiasaan peserta daerah lain akan merasa bahwa hal itu adalah hal yang aneh dan terkadang membuat tertawa kerena kebiasaan yang tidak biasa mereka lihat, dan ketika mulai lebih kenal, kami menjadi pemuda yang ahli dalam melawak karena menirukan logat bahasa dan kebiasaan peserta daerah lain.

Ada kenangan menarik yang tak kan bisa dilupakan oleh siapapun yang pernah mengikuti kegiatan PELANTARA, yang hafal mari kita kumandangkan kembali nyanyian persatuan ini, bila ada yang lupa mari kita refresh kembali dengan lantunan lagu yang semangat ini : Ooo e o Oa e Oo eo pap cuap 2x, Hey kawan coba kita renungkan apalah arti sebuah perbedaan 2x, Susah senang kita lalui bersama, Pahit manis kita rasakan bersama 2x, Kanan kiri atas bawah tengah 2x, Tujuan kita adalah ke Lombok Timur.

Kegiatan ini adalah kegiatan yang berdampak besar bagi kami remaja – remaja penerus bangsa, dengan total peserta hampir seribu peserta, kegiatan ini disambut dengan animo dan antusiasme yang tinggi oleh seluruh para peserta dan juga warga sekitar, para peserta pun merasa puas karena mereka mendapatkan banyak ilmu, seperti ilmu pengetahuan, kreatifitas, dan pastinya pengalaman yang sangat luar biasa, moment tersebut tidak akan menjadi suatu hal yang mudah untuk dilupakan bagi kami semua. 

Di sinilah tempat kita dididik, dibina, dan ditempa, karena tidak dipungkiri lagi, 10 sampai 40 tahun nanti kita akan menjadi pemimpin bagi bangsa ini. Maka dari itu kita dididik tentang bermacam pengatahuan mulai pengetahuan tentang kebangsaan hingga pengetahuan umum. Kita juga dibina untuk menjadi orang yang berkarakter pantang menyerah, berani, sehingga mencetak pemuda tangguh di negri yang banyak mafia di pemerintahan. Dan ditempa dengan hukuman-hukuman yang sering diberikan yang menjadikan kita menjadi pribadi yang disiplin dan tidak cengeng.

Kita sebagai bangsa Indonesia harus selalu bangga terhadap bangsa kita sendiri. Negara kita itu kaya, dengan SDAnya yang melimpah, garis pantai terpanjang ke-2 di dunia, gugusan pulau terbanyak di dunia, warisan kebudayaannya yang juga terbanyak di dunia dan masih banyak lagi, bayangkan jika semua itu terkelola dengan baik dan benar, kita pasti bisa menjadi negara termaju di dunia, hanya saja banyak orang-orang di sekitar kita lah yang masih belum bisa menyadari akan hal itu, seperti salah satunya masih banyak KKN di negri kita, maka dari itu siapa lagi yang harus memulai kalau tidak dari diri kita sendiri, dari hal yang terkecil, dan mulai sekarang.

Kegiatan Pelantara II  merupakan salah satu pengalaman yang sangat berharga bagi seluruh pesertanya terutama bagi diri saya pribadi, karena dari situlah kita dapat banyak mengambil hikmah dari indahnya kehidupan sesungguhnya, dan saya mengambil kesimpulan bahwa “Suatu hari nanti kita akan hebat, bermanfaat bagi sesama, kaya, terkenal baik hati, dan amanah. Tapi keharusan kita sekarang adalah mengalahkan rasa malas dan pesimisme. Hari ini sikap dan tindakan kita harus seindah impian dan cita-cita kita”.

Terimakasih PELANTARA II kau telah memberikan kami pengalaman hidup yang mengagumkan dan bermanfaat. Semoga PELANTARA selanjutnya dapat mengikutinya lagi. AMIN